Tinggal

Tinggal saja mereka. Mereka menyusahkan. Mereka itu menyakitkan. Mereka itu punya kehidupan. Aku? Aku tak punya kehidupan? Aku ini sering ditinggalkan. Kini aku meninggalkan semua orang. Tidak betah. Aku tidak betah. Aku ini jenisnya fikir jauh, fikir banyak sekali. Celaru. Aku celaru! Lari aku ke bandar. Lalu aku perhatikan manusia. Manusia yang sifatnya sementara. Termasuk aku. Aku ini emosional. Cepat sekali terasa. Lalu aku tinggal mereka. Ego aku kembali menguasai. Sudah! Hidup sendiri saja! Leraikan hidup lama! Tapi hati aku sepi. Mereka kini tiada. Dan aku pula kembali tidak bersuara.

Ditulis oleh Julianna, hak milik Julianna!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s